Monday, May 9, 2016

MAKAM ROMO SANJOYO - KOMPLEKS VAN LITH MUNTILAN

Beato Richardus Kardis Sandjaja (lahir di Muntilan, Magelang, 20 Mei 1914 – meninggal di dusun Kembaran, Muntilan, 20 Desember 1948 pada umur 34 tahun adalah seorang pastor (romo) Projo yang berkarya dan terbunuh pada masa perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia.

Riwayat hidup

Sandjaja (dibaca: Sanjoyo) dilahirkan di desa Sedan, Muntilan, Provinsi Jawa Tengah, Indonesia, pada tanggal 20 Mei 1914. Ayahnya bernama Willem Kromosendjojo, bekerja sebagai pembantu perawat di sebuah klinik Katolik yang dipimpin oleh misionaris Yesuit di Muntilan. Ibunya bernama Richarda Kasijah, dari keluarga katolik. Sandjaja mempunyai dua kakak perempuan dan seorang kakak laki-laki. Salah satu dari kakak perempuannya menjadi suster Fransiskan.

Sunday, May 8, 2016

GUA MARIA POHSARANG - KEDIRI

Sejarah
Pada kompleks gereja yang lama terdapat miniatur Gua Maria Lourdes yang dikemudian hari oleh karena terlalu kecil bentuknya maka pada tanggal 11 Oktober 1998, dimulailah pembangunan gua Lourdes yang merupakan tiruan atau replika Gua Maria Lourdes yang ada di Perancis.

Dinamakan Gua Maria Lourdes sebab dalam gereja yang lama terdapat tiruan Gua Lourdes di Prancis, dalam bentuk yang kecil. Di seputar patung yang kecil dalam gua pertama tertulis tulisan di atas kuningan dengan menggunakan bahasa Jawa ejaan Belanda : Iboe Maria ingkang pinoerba tanpa dosa asal, moegi mangestonana kawoela ingkang ngoengsi ing Panjenenengan Dalem. (Bunda Maria yang terkandung tanpa noda dosa asal, doakanlah aku yang datang berlindung kepadaMu). Gua kecil yang berada di sebelah kanan Gereja ini merupakan sebuah gua yang banyak didatangi oleh bukan hanya umat Katolik untuk berdoa rosario atau novena, melainkan juga oleh umat lain yang bukan Katolik untuk melakukan meditasi dan memohon ujub kepada Tuhan yang Mahapemurah.

Saturday, May 7, 2016

GUA MARIA TRITIS - WONOSARI

Suara tetes air yang jatuh di bak penampungan memecah kesunyian. Aura damai dan meditatif yang tercipta mengajak para peziarah untuk manekung bertemu dengan Sang Pencipta dalam relasi yang sangat personal. Deretan kursi tertata rapi di setiap tempat landai di antara bebatuan karang. Di beberapa lokasi, terdapat penampungan air yang menyatu dengan lantai gua. Air yang sejuk itu berasa dari tetesan stalagtit atau sulur-sulur yang menghiasi bagian atas gua. Itulah sekilas gambaran Gua Maria Tritis. Gua alami di balik perbukitan karst yang tandus. Gua Maria Tritis adalah sebuah oase batin di tengah, menurut banyak orang, ketandusan di perbukitan selatan kabupaten Gunung Kidul. patung yesus yang tersalib seolah mengingatkan makna peziarahan manusia Gua Maria Tritis mulai dikenal umat Katolik sekitar tahun 1974.